Daerah

DPRD Soroti Dampak Penutupan Gumitir: Akses Kesehatan Warga Kalibaru Terhambat

DPRD Soroti Dampak Penutupan Gumitir: Akses Kesehatan Warga Kalibaru Terhambat

Banyuwangi - Dampak penutupan jalur Gumitir mulai dirasakan langsung oleh masyarakat Kalibaru, Banyuwangi. Selama masa perbaikan yang dijadwalkan berlangsung dua bulan, aktivitas perekonomian maupun layanan kesehatan warga setempat mengalami hambatan serius.

“Memang ada jalur alternatif, tetapi harus bergantian lepas pasang. Kondisi ini jelas memperlambat proses rujukan pasien yang membutuhkan penanganan di luar Banyuwangi, seperti ke RSUD Soebandi Jember, rumah sakit di Surabaya, maupun Malang. Lewat timur bisa saja, tapi lebih jauh dan tentu menambah biaya operasional,” ungkap Ghofur.

Selain kesehatan, roda perdagangan juga terdampak. Selama ini, peredaran barang dari Kalibaru dan Glenmore banyak bergantung pada Jember sebagai wilayah terdekat. Begitu pula sebaliknya, hasil pertanian Jember banyak beredar di pasar-pasar Banyuwangi.

“Saat ini Kalibaru, Glenmore, dan sejumlah wilayah lain sedang panen kopi. Jalur perdagangan kopi antara Banyuwangi dan Jember jadi tersendat. Apalagi cuaca sedang tidak mendukung, biasanya kopi yang tidak bisa dijemur di Banyuwangi dibawa ke Jember. Sekarang, itu jadi terhambat,” jelasnya.

Menurut Ghofur, kondisi ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk mempercepat pembangunan jalur alternatif. Ia menyinggung Jalur Lintas Selatan (JLS) yang pembangunannya sudah berlangsung lebih dari satu dekade, namun hingga kini hanya sampai Kecamatan Glenmore dan belum tersambung ke Kalibaru.

“Sejak awal saya selalu menyampaikan perlunya jalur alternatif yang bisa dilalui kendaraan besar atau truk jika Gumitir bermasalah. Sayangnya, JLS mandek di Glenmore. Padahal, bila jalur itu selesai, sebenarnya sudah cukup untuk menjadi solusi tanpa harus mengeluarkan biaya besar membuat terowongan,” tegas Ghofur.

Meski begitu, Ghofur tetap mengapresiasi langkah pemerintah yang memperbaiki jalur Gumitir. Ia berharap perbaikan kali ini bisa membuat jalur tersebut lebih aman dan tidak lagi menimbulkan masalah di tahun-tahun mendatang.

“Kami tentu berterima kasih atas pembangunan jalur Gumitir yang sedang berlangsung. Harapannya, perbaikan ini menjadi solusi jangka panjang. Namun, pemerintah juga jangan menutup mata soal JLS yang seharusnya dituntaskan,” pungkasnya. (*)